Accueil...

enjoy my post!

27 April 2011

Think twice!


Cerita 1.
Suatu hari, si A merupakan seorang anak sekolah menengah atas yang sangat terkenal di sekolahnya. Seluruh penjuru sekolah pun mengenal si A. Selain cantik, dia memang cerdas dan aktif. Tak jarang setiap pembicaraan di sekolah pun berkait tentang si A. Dari mulai siswa laki-laki, perempuan, bahkan guru disekolahnya. Hal itu pun yang membuat si A dibanggakan dan menjadi kebanggaan orang tua, keluarga dan tentunya diri si A sendiri.
Cerita 2.
Si A yang telah lulus sekolah kini menjadi seorang mahasiswi di perguruan tinggi yang terkemuka. Hal ini membuat nama keluarganya menjadi baik dimata orang-orang yang mengetahuinya. Bahkan, tetangganya yang seumur dengan si A menjadi iri hati karna dia tidak seberuntung si A yang dapat diterima di perguruan tinggi favorit. Orang tua si A pun bangga. Begitu juga dengan si A. Orang-orang banyak yang mengaguminya.
Cerita 3.
Setelah lulus dengan nilai indeks prestasi yang memuaskan, si A diterima di suatu perusahaan asing terkemuka setelah lulus dari perguruan tingginya. Gaji besar, jabatan yang tinggi, membuat derajatnya semakin naik. Orang tuanya pun bangga bukan main. Seluruh keluarga besarnya pun tak luput memuji si A atas pencapaiannya. Si A bangga dan orangtuanya pun senang.
Cerita 4.
Setelah beberapa tahun bekerja, si A dilamar dengan seorang pria yang sudah lama dipacarinya. Pria yang bertanggung jawab dan mencintainya. Pria yang selama ini menjadi impian dalam hidup ia dimasa datang. Pria yang ia cintai dari semasa dia kuliah. Mereka menikah dan hidup bahagia karna ditambahnya nikmat kehidupan mereka dengan dihadirkannya 2 orang anak yang cantik dan tampan. Lengkap sudah kebahagiaan hidup duniawi si A. Orangtuanya pun senang, bangga yang tak pernah berhenti.
                                                                    ------------
Semua cerita –cerita tersebut bukanlah dongeng semata. Buktikan bahwa banyak disekeliling kita ataupun kita sendiri yang mengalaminya. Ya.. mungkin tidak sesempurna itu. Mungkin ada yang hidupnya bahagia persis sama seperti yang dialami si A, namun tidak pernah menjadi juara kelas, atau tidak kuliah di perguruan tinggi favorit, atau tidak bekerja di perusahaan asing dengan gaji yang besar. Namun, dari seluruh inti cerita, menurutmu, bagian mana hidup yang paling bahagia dan sempurna?
Tentunya seseorang yang selalu mendapat juara kelas, atau sekolah di tempat favorit, atau bekerja di perusahaan bernotabene, menjadi hal yang paling bahagia. Tapi sadarkah kita bahwa bagian hidup yang paling indah, paling bahagia, dan paling yang membuat para orang tua bangga akan anaknya yaitu ketika mereka hidup berkeluarga dengan bahagia dan sejahtera dikaruniai anak??

Tak masalah berpenghasilan rendah, kerja sulit namun ada keluarga yang setia ikut menjalani.
Tak perduli bnyk orang iri hati karna berpenghasilan tinggi karna ada keluarga yang ikut menghadapi.
Tak disesali bukan juara, tidak berjabatan namun ada pasangan hidup yang mencintai.

Bahkan, jika kita menghadiri acara reunian, misalnya. Apa yang pertama kali keluar dari mulut teman-teman lama kita yang menyapa?
_ sudah punya anak berapa??_
_ sudah menikah? suami / istrimu ikut?_
_sekarang tinggal dimana?_
Semua kebanggaan dan kebahagiaan di masa-masa muda pun hanya sebagai flash back yang too fast! Hanya sekadar mengingat, untuk mengenang. Tidak untuk selamanya direnungkan atau jadi predikat. Yang ada hanyalah “si A yang dulu juara sekarang anaknya cantik”ya?” atau “si B yang dulu badung udah punya anak 3 lho?”.
Penilaian orang. Yah..orang memang boleh-boleh saja memberikan pendapat, pandangannya. Namun, yang menempel dalam benak orang-orang si para ‘pembicara’itu adalah hal yang paling sempurna di mata mereka. Sempurna atas keburukannya, atau sempurna kebahagiaannya. Oke, ada si B yang miskin dan bodoh. Namun hal itu tertutupi dengan kebahagiaan yang membuat orang-orang hanya bisa mengangguk setuju. Misalnya “eh, kamu si B kan, yg dulu tidak diterima di perusahaan asing itu?” jawabnya “iya, ini aku. Perkenalkan ini 2 orang anakku dan istriku yang cantik”.
Bagaimanapun bentuk dari ejekan atau cibiran atas harta-kekayaan-jabatan-dan apalah itu, pasti tertutup dengan adanya keluarga yang bahagia, sejahtera dan saling mencintai.
Lalu..’

Sekarang, kenapa masih ada aturan untuk mencari pasangan kaya yang mampu membuat semua orang bangga atas duniawi yang dipunyainya?? Akankah keimanan dan ketulusan hati seseorang dapat berteriak-teriak agar semua orang dapat melihatnya??

Berarti, mencintai pasangan karna kamu memang mencintai keimanan dan ketulusan hatinya, Itu, namanya kebahagiaan sejati,kan?


09 April 2011

Alone is Silence


Kemana lagi hati ini bersuara? Aku hanya ingin mengotori kertas, ribuan kertas. Yang menjadi saksiku. Resah,gelisah, tersakiti. Mencari bahu untuk sandaran, tapi tak kutemukan. Mencari tangan untuk kugenggam, tapi tak sampai. Mencari peluk untuk ketenangan, tapi tak berbalas. Keinginan untuk bertemu ini harus kutepis sendiri. Menarik nafas, pejamkan mata. Meraba ketenangan oleh diriku sendiri. Tahukah engkau, ketika hati ini berteriak, menangis, mencari persinggahan..
Aku kekeringan.
                                                -------------------------------------
Hey, kamu!
Samakah kita?
Merasa sendiri dan tak berarti?
Bagaimana caramu hilang dari segala keterasingan itu?
Obatmu ampuh!
Yang kubayangkan, hisapanmu membuat kamu semakin jauh dari duniamu. Semakin jauh dari kemelut hidupmu. Hingga kamu memejamkan mata, meresapi setiap asap yang masuk. Mengalir dalam darah. Menyatu dalam nadimu.
Pasti sekarang kamu damai, iya kan?
Berbeda denganku. Aku hanya bisa memutar otak mencurahkan hati, lalu menghamburkan kertas. Akh. Sepertimu terlihat lebih mengasyikan. Bolehkan, aku mencobanya?
Kapan kamu ajak aku main, terbang bersama??

money..money..moneeyy!!

Bener yah, Hidup itu emang berputar..
Buktinya, ga kerasa lagi rutinitas gw, keseharian gw, dan gw..yg notabene nya anak kuliahan, sekarang uda bukan kaya gitu lagi.
Umur tuh cepet bgt bertambahnya, gimanapun juga ga kerasa masa gw buat hura hura uda selesai. Waktunya buat nata masa depan. Pacar gw yang selama ini kita pacaran hnya dengan seneng..seneng.. sekarang,uda bukan masa kaya gt lagi. Uda harus punya plan yang lebih jauh.
Hmm..
Sekarang, gw hidup di jawa timur. Malang-melintang. Ga tau dan ga pernah terpikir klo masa dewasa gw bakal hidup di kota jawa ini. Semua kebiasaan, adat, uda jauuhh beda bgt. Bahkan buat pergaulan.. hmm tau ga? Gw ga punya temen disini! Serius! Ga punya temen SAMA SEKALI! Gila.. sumpah susah bgt nyari temen. Dan itu yg gw rasain. Dari sekolah dulu dulu.. punya bnyk temen disekeliling,, skr? Temenan sama nyokap. Sama ade-ade. Dan sama pacar gw yang kurang direstuin. Fuck.
Mungkin banyak orang menganggap hidup gw enak bgt. Hidup berkecukupan, keluarga yang selalu-ceria-ceria-cerrriiiiaaaa. Padahal? ZERO.
Di keluarga gw, privasi bukan lagi privasi. Ga ada privasi, lebih tepatnya. Selalu bersama ya memang selalu bersama.sampe gw gede, adek-adek gw juga uda segede gede.. tetep harus selalu bersama. Kemanapun. Kapanpun. Punya acara sendiri? Jangan harap diizinin. Padahal dulu waktu di bogor, hidup ga gini gini amet.. rieuut
Sekarang, gw uda mau mulai kerja. Ya.. emang cukup lama buat seorang lulusan IPB nyari kerja kaya gw. Tapi gw bersyukur, karna gw dapet kerja yg sekarang, ga nyangkul, apalagi ngepel ngepel. Cuma duduk di depan komputer aja, nerima data data. Tapi tetep. Jangan dikira enak. Gw, adalah karyawan dari salah satu perusahaan asing yang buka kantor baru di malang. Ya. I’m the first. Soo. Di kantor juga (masih) (belum) PUNYA TEMEN. Hidup ini indah bgt. L
Yang penting.. ngumpulin duit lah.. setidaknya buat beli kendaraan sendiri biar gampang buat kabur.
See ya